Yafet Horo Minta Perumda Pasar di Bawah Raymond Tallo Lebih Tertata dan Manusiawi

Yafet Horo Dorong Direktur Perumda Pasar Kota Kupang tingkatkan pelayanan di pasar se-Kota Kupang. (Foto: Ist.)
banner 120x600
banner 468x60

Kupang, SegitigaNTT. Selasa, 6 Januari 2026 — Yafet Horo berharap kepemimpinan ganda Raymond Tallo sebagai Direktur Utama Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar yang baru terpilih dapat membawa perubahan nyata dalam tata kelola pasar yang lebih tertata, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik.

PASAR NAIKOTEN – Banyak PR untuk Direktur Baru Perumda Pasar Kota Kupang, salah satunya adalah meningkatkan PAD dari Pasar untuk Kota Kupang. (Foto: Ist.)

Menurut Yafet, pasar bukan sekadar pusat aktivitas ekonomi, tetapi juga ruang publik yang harus memberikan rasa aman, nyaman, dan layak bagi pedagang, pembeli, serta para pekerja pasar. Oleh karena itu, pembenahan fasilitas pasar perlu menjadi perhatian serius agar tidak terkesan semrawut dan jauh dari standar pelayanan yang baik.

Selain penataan fasilitas, Yafet menekankan pentingnya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pengelolaan pasar yang transparan dan akuntabel. Ia berharap di bawah kepemimpinan Raymond Tallo, kontribusi Perumda Pasar terhadap PAD dapat meningkat secara signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, sehingga target yang ditetapkan pemerintah daerah dapat tercapai.

Penataan parkir di dalam kawasan pasar juga menjadi sorotan. Yafet menegaskan bahwa pengelolaan parkir harus dilakukan secara tertib, jelas, dan tidak membingungkan masyarakat. Ia menekankan bahwa sewa lapak pedagang tetap sebesar Rp5.000 per hari, sementara tarif parkir sebesar Rp2.000, tanpa adanya penggabungan antara sewa lapak dan parkir menjadi satu tarif.

“Penggabungan retribusi sewa lapak dan parkir hanya akan menghilangkan kejelasan nilai masing-masing. Hal ini berpotensi menimbulkan kesan tidak transparan dan merugikan pedagang maupun pengunjung,” ujar Yafet.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa apabila pengelolaan parkir dilakukan di dalam area pasar, maka aspek keamanan dan kenyamanan pengendara wajib dijamin. Salah satu bentuk tanggung jawab pengelola parkir adalah pemberian karcis resmi. Menurutnya, apabila pengendara tidak menerima karcis parkir, maka pengendara tersebut tidak wajib melakukan pembayaran.

Tak kalah penting, Yafet juga mengingatkan agar kesejahteraan karyawan Perumda Pasar turut diperhatikan. Ia menilai pengelolaan pasar yang baik harus berjalan seiring dengan perlindungan dan peningkatan kesejahteraan para pekerja sebagai ujung tombak pelayanan.

Dengan kepemimpinan baru ini, Yafet berharap Perumda Pasar dapat dikelola secara lebih manusiawi, tertata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat luas, sekaligus mampu menjadi motor penggerak ekonomi daerah yang berkelanjutan. (Gam/Lou)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *